Mengenal Konsep Reframing Dalam Neuro Linguistic Programming

Mengenal Konsep Reframing Dalam Neuro Linguistic Programming

Reframing merupakan salah satu konsep dalam NLP (Neurolinguistic Programming) yang sering saya praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Sangatlah penting untuk mengenal konsep reframing dalam neuro linguistic programming (NLP) ini. Konsep ini merupakan suatu konsep bagaimana cara kita memandang sesuatu dan bereaksi terhadapnya. Satu hal bisa bermakna ganda atau lebih, Baik, buruk, benar, salah, semuanya relatif bagaimana persepsi kita.

Sangat sering kita terbawa pada persepsi negatif sehingga membawa emosi dan perilaku negatif juga bagi diri kita. Suatu kejadian bisa saja bersifat netral tetapi karena persefsi yang negatif maka sesuatu yang netral bisa berubah menjadi negatif sehingga memunculkan perasaan benci , kesal, marah dan tidak ikhlas.

Mengenal Konsep reframing dalam Neuro Linguistic Programming

Agar lebih paham dengan konsep reframing mari kita simak cerita berikut ini

Sebut saja namanya Samsul. Setiap hari dia pergi ke kantor menggunakan kendaraan. Tetapi karena jalanan banjir  terpaksa pada hari itu Samsul tidak bisa menggunakan kendaraan untuk menuju kantor. Cara satu-satunya agar dia bisa sampai ke kantor adalah dengan berjalan kaki melewati jalan-jalan gang yang tidak bisa dilewati kendaraan bermotor.

Samsul memiliki pilihan untuk bereaksi terhadap kejadian tersebut. Dia bisa memilih untuk merasa kesal dan memandang kejadian tersebut sebagai musibah sehingga dia terpaksa harus bangun lebih pagi dan berjalan kaki menuju kantor.  Atau sebaliknya, Samsul akan memandang kejadian tersebut sebagai sebuah kesempatan agar dia termotivasi untuk membiasakan memulai aktivitas lebih awal.

Itu pilihannya, dan apapun pilihannya Samsul harus tetap berjalan kaki menuju kantor karena tidak ada pilihan lain.

Begitulah konsep reframing bekerja, tidak ada yang berubah dari suatu kejadian. Kejadiannya mutlak. Pokoknya Samsul harus berjalan kaki menuju kantor. That’s it.

Tapi poin dari konsep reframing ini adalah mengajarkan bagaimana caranya menghandle sebuah kekecewaan dan menjadikannya sebuah challenge yang harus dihadapi. Dengan menerapkan konsep ini Insya Allah kita akan menjadi manusia yang flexible yang bisa menerima perubahan dan menjalankannya. Bukan malah fokus mengutuk perubahan.

Sekian tulisan saya kali ini.

Keep Positivity Louder

We will be happy to hear your thoughts

Kirimkan Pesan