Pixel “Si Anjing Pelacak Facebook”

Pixel “Si Anjing Pelacak Facebook”

Pixel merupakan salah satu fitur dalam platform Facebook yang cukup powerful untuk mengoptimalkan campaign sebuah ads.  Dengan pixel anda bisa membuat orang yang “sedikit tertarik” dengan iklan anda tapi tidak membeli produk anda bisa kembali ditawari hingga akhirnya tertarik dan membeli produk anda.

Ini merupakan salah satu jurus yang digunakan marketplace-marketplace besar seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak dan marketplace lainnya. Pernahkah kalian mencari sebuah produk di marketplace tapi tidak jadi membeli kemudian keesokan harinya tiba-tiba banyak bermunculan iklan-iklan yang menawarkan produk yang sama atau sejenis ketika anda melakukan aktivitas browsing.

Jika itu terjadi, jangan heran. Itu artinya anda sudah ditracking oleh “oknum” yang bersangkutan. Lalu bagaimana caranya melakukan hal tersebut? Apakah butuh kemampuan programming tingkat tinggi untuk melakukannya?

Tentu tidak. Kalau iya, saya sendiri pasti sudah menyerah dan memilih untuk hire orang saja buat mengerjakan perpixel-an.

Cukup dibutuhkan sedikit kemampuan copy paste, sedikit ketelitian + kemampuan bahasa inggris seikhlasnya, anda sudah bisa melakukan aktivitas tracking ke calon customer anda.

Sedikit kemampuan bahasa inggris dibutuhkan karena tutorial-tutorial mengenai pixel kebanyakan dalam bahasa inggris. Pengoperasiannya pun dalam bahasa inggris. Sehingga disarankan untuk sedikit sedikit memahami bahasa inggris.

Pada tulisan ini saya hanya akan sharing mengenai cara kerja pixel dan hal-hal dasar saja. Saya tidak akan memberikan tutorial lengkap karena alangkah baiknya anda praktek sendiri. Lakukan lakukan dan ketika stuck anda baru boleh lihat tutorial (help.facebook.com). Karena pengalaman saya, belajar pixel ini tidak bisa lihat tutorial terus ngerti. Harus mengenal dulu, harus hafal dulu interface dalam business manager dan coba membuat pixel sendiri.

Syarat sebuah pixel bekerja adalah anda harus punya website. Website ini nantinya akan merekam aktivitas-aktivitas orang yang datang ke website anda. Setelah terekam data orang-orang yang mengunjungi website anda akan disimpan dan bisa disummon dalam bentuk custom audience.

Custom audience ini adalah daftar audience anda yang pernah melakukan aktivitas-aktivitas di website anda. Apakah itu Cuma sekedar View Content, Add To Cart, Checkout bahkan Purchase. Powerfulnya FB adalah dari custom audience ini FB bisa membuat audience baru yang persona-nya sama dengan si custom audience yang dinamakan LAA (Look Alike Audience). LAA ini bisa dibuat 1%,2%,3%,ataupun 5% dari jumlah pengguna FB Negara atau wilayah yang ditarget. Semakin besar persenan semakin tidak akurat.

Bayangkan seperti ini.

Pengguna FB di kota bandung adalah sebanyak 500.000 orang.  Ani adalah seorang gadis yang mempunyai kecenderungan membeli seblak di kota Bandung. Ani ini merupakan custom audience. Kemudian kita ingin menciptakan Ani Ani lain yang hidup di kota Bandung. Jika Facebook bisa menciptakan Ani-Ani lain sebanyak 1% saja. Maka akan ada 5000 Ani yang bisa kita target untuk iklan seblak kita. Tentunya ini sangat powerful. Itu kalau 1%, kalau 2% atau 5% gimana? Kebayang kan bagaimana powerfulnya sebuah pixel?

Jadi tunggu apalagi, segera action. Bangun websitemu sendiri, kalau tidak bisa. Belajar! Masih tidak bisa. Hire orang! Tidak punya uang untuk hire orang? Kerja kumpulin uang!

Kill your excuses.

We will be happy to hear your thoughts

Kirimkan Pesan